<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2387">
<titleInfo>
<title>analisa teknis dan ekonomis pemilihan sistem pemanas bahan bakar pada tangki HFO KM. cakra kembar satu</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Seto Sugito, S.E., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Faruk Mubarok</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 56 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Sistem  pemanas  bahan  bakar  pada  kapal  memiliki  fungsi  untuk  mengatur temperatur  bahan  bakar  sehingga  dapat  menjaga  nilai  viskositas  bahan  bakar sesuai nilai yang dibutuhkan.  Permasalahan terjadi saat KM. Cakra Kembar Satu berlayar dari Bontang-Dumai yang menggunakan dua unit generator pada kondisi full  away  menyebabkan  besarnya  biaya  operasional  kapal.  Dikarenakan  oleh penggunaan sistem pemanas  electrical heater  pada  settling tank  dan  service tank HFO  yang  mengkonsumsi  daya  listrik  pada  generator  cukup  besar.  Sistem pemanas  yang  ada  di  kapal  sendiri  terdiri  dari  electrical  heater  dan  ketel  uap. Namun  pada  saat  ini  sistem  pemanas  ketel  uap  tidak  difungsikan.  Ketel  uap sendiri  juga  dilengkapi  dengan  dua  sumber  panas  yaitu  dari  pembakaran  bahan bakar Diesel Oil  dan economizer  yang memanfaatkan gas buang dari  main engine untuk  dijadikan  sumber  panas  pembakaran  ketel  uap.  Dengan  dilaksanakan perhitungan teknis berdasarkan kebutuhan beban panas  settling tank  dan  service tank  HFO,  beban panas yang dihasilkan electrical heater  dan ketel uap, konsumsi bahan bakar generator terhadap  electrical heater, dan konsumsi bahan bakar ketel  uap.  Maka  didapatkan  konsumsi  bahan  bakar  sistem  pemanas  yang  paling ekonomis ialah menggunakan kombinasi  electrical heater dan economizer dengan total konsumsi bahan bakar sebesar 69,88 liter dan biaya sebesar Rp. 359.882,-.</note>
<subject authority=""><topic>sistem pemanas</topic></subject>
<subject authority=""><topic>KM. Cakra Kembar Satu</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Ketel uap</topic></subject>
<subject authority=""><topic>economizer</topic></subject>
<subject authority=""><topic>electrical heater</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.18.14 Far a</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201322018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.18.14 Far a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2387</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-10 13:39:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-10 13:39:50</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>